Pada
gerimis-gerimis tadi sore,
Aku
ceritakan gelisahku
Tentang
aku yang gagal mencari sepasang matamu
Diperaduan
rindu yang jemu
Aku
adalah rintik yang tak sanggup menemui bunga,
pada
senja yang membelah langit barat.
Aku
adalah bulan yang tak sanggup memandang mentari,
pada
malam yang gulita.
Dan
kau adalah semogaku
yang
entah tengah bertahan diatas telapak tangan siapa
Adalah
juga bintangku
yang
entah tengah menghiasi langit milik siapa
Maka
ketika engkau telah ingat
Jalan
pulang yang kau lupakan,
Menolehlah,
Pandang
aku yang juga setia memandangmu
Dari
belakang.
-zaf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar