Selasa, 28 November 2017

Yang kau lupakan



Pada gerimis-gerimis tadi sore,
Aku ceritakan gelisahku
Tentang aku yang gagal mencari sepasang matamu
Diperaduan rindu yang jemu
Aku adalah rintik yang tak sanggup menemui bunga,
pada senja yang membelah langit barat.
Aku adalah bulan yang tak sanggup memandang mentari,
pada malam yang gulita.
Dan kau adalah semogaku
yang entah tengah bertahan diatas telapak tangan siapa
Adalah juga bintangku
yang entah tengah menghiasi langit milik siapa
Maka ketika engkau telah ingat
Jalan pulang yang kau lupakan,
Menolehlah,
Pandang aku yang juga setia memandangmu
Dari belakang.

Purbalingga, 28 November 2017
-zaf